ketika galau itu datang

hari ke 4 pasca lahiran, bawaannya esmosi dan pengen nangis mulu.. mata mpe sembab dikit dikit nangis sampai bbrp x dtanya Rafiq "ibu kenapa sedih?".

alhamdulillah saya senang dikasih karunia anak perempuan, lahir dgn selamat dan sehat sekaligus menghilangkan rasa khawatir saya slm hamil, khawatir dd g normallah, g sehatlah etc etc ..keparnoan yg sering saya rasain tiap hamil.

Alhamdulillah anak2 lelaki saya tumbuh sehat, mas Rafiq makin pinter ngomong, mas Raihan makin lucu .. mereka b2 mulai dari lucu sampai "lucu" standar bocah bocah lah.

tapi tetep masiiiih aja ada yg mengganjal yg bikin saya sedih setelah semua diatas yg saya dapetin -_-" #hiks.

dan barusan saya baca

An-Naml : 40

قَالَ الَّذِى عِندَهُۥ عِلْمٌ مِّنَ الْكِتٰبِ أَنَا۠ ءَاتِيكَ بِهِۦ قَبْلَ أَن يَرْتَدَّ إِلَيْكَ طَرْفُكَ ۚ فَلَمَّا رَءَاهُ مُسْتَقِرًّا عِندَهُۥ قَالَ هٰذَا مِن فَضْلِ رَبِّى لِيَبْلُوَنِىٓ ءَأَشْكُرُ أَمْ أَكْفُرُ ۖ وَمَن شَكَرَ فَإِنَّمَا يَشْكُرُ لِنَفْسِهِۦ ۖ وَمَن كَفَرَ فَإِنَّ رَبِّى غَنِىٌّ كَرِيمٌ

Berkatalah seorang yang mempunyai ilmu dari Al Kitab: "Aku akan membawa singgasana itu kepadamu sebelum matamu berkedip". Maka tatkala Sulaiman melihat singgasana itu terletak di hadapannya, iapun berkata: "Ini termasuk kurnia Tuhanku untuk mencoba aku apakah aku bersyukur atau mengingkari (akan nikmat-Nya). Dan barangsiapa yang bersyukur maka sesungguhnya dia bersyukur untuk (kebaikan) dirinya sendiri dan barangsiapa yang ingkar, maka sesungguhnya Tuhanku Maha Kaya lagi Maha Mulia".




syukuri apa yg sudah ada sungguh krn itu memang buat kebaikan kita sendiri , dgn bersyukur sama yg udah kita dapet kita bakalan merasa bahagia. dibanding dgn masih berharap akan yg lain yg g kita dapet kebahagiaan itu bakalan kerasa g sempurna lalu hidup berasa melow susah sendiri deh.. yg rugi kita sendiri toh .

lagian Allah maha kaya, maha kuasa. bersyukurlah maka nikmatmu akan bertambah.. jadi cukup bersyukur saja sambil berdoa agar harapan yg lain menjadi nyata tp jgn jadikan beban yakin Allah punya kuasa.. klo mmg itu yg tbaik buat kita insyaAllah akan tiba waktunya ketika semua jd nyata.

jangan mengharapkan kesempurnaan dalam hidup dgn bergantung pd orang lain karena sesungguhnya sempurna itu cuma milik Allah.. berharap saja padaNya for something better insyaAllah hasilnya akan lebih baik.
jangan berhenti berusaha untuk lbh baik untuk para malaikat kecil yg sudah Allah kasih buat saya, sekaligus mengapgred diri untuk lbh baik lagi sebagai hamba.

jangan membandingkan diri dgn yg lain, cukup sadari bahwa saya adalah seorang ibu tak bekerja yg mempunyai tanggung jawab akan 3 bocah cilik.. cukup jgn mikirin yg lain.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar