Jantung koroner dan pengobatannya

Hari Sabtu kemarin dapet kabar ibu mertua masuk ICU, ternyata seperti almarhum Bapak kemarin, ibu ternyata juga terkena jantung koroner :"(. Malemnya di minta suami buat nyari nyari info soal terapi untuk pengobatan jantung koroner, jadilah bue browsing-browsing soal itu. Ternyataaa ada banyak sekali alternatif pengobatan jantung koroner selain di operasi lalu di lakukan pemasangan Ring. Mulai dari terapi khelasi, terapi plaquex, EECP sampai ke pengobatan alternatif pakai bekam, herbal sampai penggunaan lintah juga #lapKeringet. Aniway, selain beberapa opsi pengobatan tadi juga bue nemuin tips tips untuk menghindari jantung koroner hmm.. ikhtiarnyalah yah musti dilakukan dan tentunya tetep tawakal berdoa mohon kesehatan sama pemilik diri ini, karena yang namanya penyakit yah wallahu alam yak, lah orang yang sehat sehat aja rajin olah raga teteeep weh kena penyakit, but still kita mah sebagai manusia tetep musti usaha Allah yang nentuin, klo g mau usaha? yaaa mau bilang apa yah? #iniPembahasannyaJadiKemanaAtuh yah :p.

Oke jadi tentang jantung koroner sendiri menurut wikipedia
Penyakit arteri koroner atau yang dikenal juga sebagai penyakit jantung arteriosklerosis, penyakit jantung koroner, atau penyakit jantung iskemik adalah suatu penyakit yang terjadi ketika ada penyumbatan parsial aliran darah ke jantung.

Masalah ini dapat berdampak pada penumpukan plak di arteri. Ini disebut arteriosklerosis yang merupakan pengerasan pembuluh darah. Hal ini dapat mengakibatkan penggumpalan darah yang dapat menyebabkan serangan jantung atau stroke.

Penjelasan yang lain adalah bahwa Penyakit Jantung Koroner (PJK) merupakan keadaan yang mana segmen jantung yang menjadi pemicu gerak tersumbat, sehingga proses pengaliran darah dan oksigen ke dalam jantung menjadi terhambat, jika terlambat ditangani akan menyebabkan resiko kematian pada penderita.

Selama ini, terapi yang dilakukan untuk menangani penyakit tersebut adalah dengan melakukan pemasangan kateter atau ring ke dalam jantung. Tidak menutup kemungkinan juga dilakukan operasi by pass untuk membuka sumbatan yang cukup besar.

 

3 Jenis Terapi pengobatan Jantung koroner
Terapi Khelasi
Secara singkat, terapi khelasi berfungsi mencegah penebalan plak dan membantu mencegah penyempitan pembuluh darah bila dilakukan teratur. Terapi khelasi juga memperbaiki aliran darah dan kelenturan pembuluh darah yang menyempit. Pembuluh darah yang lentur dan tidak menyempit sangat menolong penderita penyakit jantung koroner.

Istilah khelasi berasal dari kata chele (Yunani) yang berarti “mencapit” (ibarat capit kepiting). Zat aktif EDTA (Ethylen Diamine Tetra Acetic Acid) dalam cairan infus akan ‘mencapit’/mengikat kalsium yang tertimbun antara lain di dinding pembuluh darah. EDTA juga membersihkan tubuh dari berbagai zat-zat beracun. Nantinya, EDTA beserta racun dibuang melalui kencing dalam waktu 24 jam.

Pengobatan ini untuk menghilangkan dampak pengerasan dinding pembuluh darah nadi yang disebabkan oleh beberapa faktor, termasuk penumpukan kalsium yang salah tempat tadi, arteriosklerosis dan atherosklerosis, dan dapat menyebabkan timbulnya berbagai gangguan kesehatan antara lain: serangan jantung (coroner), stroke (kelumpuhan sebagian anggota tubuh), gangguan pembuluh darah otak dan pembusukan jaringan (ganggren) pada anggota tubuh. Beberapa laporan ilmiah menyatakan bahwa pengobatan ini dapat pula digunakan untuk penyakit Diabetes Melitus, Arteritis, tekanan darah tinggi (hipertensi), rhematik/kaku sendi (arthritis), daya ingat menurun, fungsi penglihatan dan pendengaran menurun, extremitas dingin, kesemutan, paresthesia (morning stiffness), impotensi, penuaan dini, dll.

Namun ternyata yang bue baca pengobatan dengan metode ini ada beberapa efek sampingnya, efek sampingnya karena EDTA nya. Efek sampingnya adalah:
1. Gangguan Ginjal
Pada Ginjal terjadi Proses Fisiologi, reversible, dikeluarkan oleh filtrasi Glomerulus ginjal. Aman dengan dengan pemberian EDTA sesuai Dosis Terapi dan tidak terlalu cepat dalam pemberiannya.
Untuk keamanan diperiksa secara Periodik Fungsi Ginjal dan observasi Jumlah urine selama terapi. Dan sebelum terapi selalu dilakukan pemeriksaan Fungsi Ginjal.

2. Hypocalcemia
Hypocalcemia dapat terjadi karena tingginya affinitas (daya ikat) MgNa2EDTA atau Na2EDTA dengan Calcium. Dapat terjadi karena Pemberian infus terlalu cepat atau Dosis terlalu tinggi.Gejala yang terjadi keram otot, nafas berbunyi, diplopia.
Penanganannya diberikan Calcium Gluconate IV.

3. Allergy
Allergi EDTA jarang terjadi, biasanya ringan. Biasanya allergi terhadap komponen campuran pada cairan infus.

4. Thrombophlebitis
Iritasi lokal pada tempat infus. Dapat dihindari dengan penambahan Heparin. Juga dengan penambahan Cairan Buffer untuk pH Fisiologis dengan Bicarbonat Natricus juga mengurangi nyeri dan insiden phlebitis. Digunakan juga vena yang lebih besar.

5. Gagal Jantung
Pasien dengan keterbatasan pompa jantung bisa diberikan cairan hanya 250cc,dan dapat diberikan secara lambat 4-6 jam, cairan rendah garam. Diperberat dengan Hypocalcemia,yang akan mengurangi kontraksitilitas otot jantung. dapat terjadi 12-24 jam setelah terapi EDTA.

6. Hypoglikemia
Dengan pemberian EDTA dapat menurunkan Gula darah. Hypoglikemi dapat dihindari dengan asupan kalori yang cukup sebelum dan selama terapi. Pada pasien Diabetes Mellitus diperhatikan dosis Insulinnya.

Terapi ini juga sempat di lakukan pengujian dan obeservasinya bisa di baca di sini studi mengenai TACT berhubungan soal EDTA.

Terapi Plaquex

Plaquex adalah pengobatan dengan menggunakan Phospolipid Esencial (Phosphatidyl Choline) yaitu bahan ekstrak kedelai untuk membersihkan kerak-kerak atau endapan kolesterol di pembuluh darah (Arterio sclerotic Plaques), sehingga dapat melancarkan peredaran darah serta mempunyai efek Peremajaan.

Ekstrak kacang kedelai yang digunakan dalam terapi ini adalah lesitin (lecithin). Sebenarnya lesitin adalah zat alami yang terdapat pada hampir semua sel hidup, termasuk hewan dan tumbuh- tumbuhan. Lesitin termasuk jenis lemak yang disebut fosfolipid. Lesitin mengandung fosfatidilkolin, senyawa aktif yang berfungsi menghancurkan timbunan lemak dan kolesterol dalam pembuluh darah. Sebenarnya lesitin juga bisa diperoleh dari makanan kita sehari-hari seperti tahu, tempe, putih telur, juga tersedia dalam bentuk kapsul lunak sebagai food supplement.

Namun jika seseorang sudah dalam kondisi sakit. maka jumlah lesitin yang diperlukan tentu lebih besar dari biasanya. Tidak mungkin tubuh kita bisa mendapatkan lesitin sebanyak itu hanya dari makanan kita sehari-hari. Juga bagi penderita asam urat tinggi, mengkonsumsi makanan semacam itu dalam jumlah banyak tentu dengan cepat akan menaikan asam uratnya. Itulah sebabnya dilakukan ekstraksi dengan hanya mengambil lesitinnya saja.

Dengan memberikan lesitin cara infus akan lebih efektif karena lesitin bisa langsung memasuki aliran darah, sedangkan kalau diminum sebagai suplemen, lesitin yang masuk ke darah hanya sekitar 10%.

Infus dengan menggunakan PLAQUEX adalah model terapi yang mengembirakan yang telah berkembang 3 tahun yang lalu di Baxamed Medical Center di Swiss.
Sungguhpun bahan ini telah ada secara umum selama 30 tahun, penggunaan untuk tujuan dalam pemecahan plak saluran ( arteri) dan semua saluran ( arteri) di seluruh badan adalah relative baru.

Terutama untuk penderita kolesterol tinggi, kandidat/calon pasien by pass jantung dan therapy ini sering disebut sebagai natural by pass. Plaquex Therapy mampu membersihkan pembuluh darah sepanjang 75.000 miles.

PENYAKIT YANG MEMERLUKAN THERAPY PLAQUEX :



      • Jantung koroner

      • Gangguan pembuluh darah otak (stroke)

      • Tekanan darah tinggi (hypertensi)

      • Kencing manis (diabetes mellitus)

      • Rheumatik / kaku sendi (arthritis)

      • Gout / asam urat

      • Kolestrol & trigliserid darah tinggi

      • Luka / ganggren diabeticum

      • Memperbaiki daya ingat (dimensia),mengurangi pikun (alzheimer)

      • Memperbaiki fungsi pendengaran

      • Memperbaiki penyakit parkinson

      • Extremitas kedinginan, kesemutan paresthesia (morning stiffnes)

      • Kaki sering kesemutan, kejang adn sakit

      • Penurunan seksual (impotensi) DE

      • Penyakit akibat proses penuaan

      • Degeneratif disease




MANFAAT PLAQUEX :



      • Sebagai PILIHAN ALTERNATIF dari balonning/bedah jantung, amputasi (penderita diabetes) atau TIA.

      • Sebagai perbaikan fungsi ginjal, dan Pemakaian obat-obatan minum dapat dikurangi.

      • Menghilangkan Plak-plak atherosclerosis

      • Menurunkan kolestrol LDL

      • Meningkatkan kolesterol HDL

      • Menyingkirkan angina pectoris

      • Improve walking distance

      • Meningkatkan fungsi mental

      • Meningkatkan fungsi sexual

      • Menunda proses penuaan / anti aging

      • kebugaran




Terapi dengan plaquex tidak sama dengan terapi khelasi. Terapi ini adalah kombinasi terapi khelasi sampai ke 40 terapi Plaquex dikombinasikan dengan 13 terapi khekasi untuk beberapa kasus dari penyakit jantung ( calon untuk bypassdan angioplasty) .

Sebagai catatan bahwa calon untuk bypass atau angioplasty tidak akan dilaksanakan lagi dengan melalui terapi ini dimana setelah melalui infuse plaquex . Biasanya kebanyakan pasien terlambat untuk pertolongan medical seperti kasus beta block. Nitroglycerine dan penyakit tekanan darah . Tidak ada efek samping dengan terapi ini kecuali positif meningkatkan sirkulasi semua organ body termasuk ginjaldan otak. Pasien laki- laki penderita impoten karena arterinya tidak baik akan mencatat kemajuan sirkulasi yang lebih baik. Setelah permulaan melaksanakan terapi plaquex dan khelasi disarankan menemui dokter secara teratur.

Untuk memperlihatkan tanda penyembuhan dibutuhkan sedikit waktu. Jikalau gejala penyakit tidak tampak lagi disarankan untuk mempergunakan terapi secara teratur satu tahun sekali sebagai pencegahan . Gaya hidupmu akan tercatat hasil kebiasaanmu (perokok, tidak merokok, kelebihan berat). Kemajuan pengobatan juga dipantau dari keluhan atau bahkan derajat hidup keseharian pasien. Sebab pasca infus pasien biasanya akan merasa lebih segar, fungsi pendengaran dan saraf meningkat 'Yang punya kebiasaan olahraga jalan kaki atau berenang biasanya bisa menempuh jarak lebih jauh. Naik tangga pun tak ngos-ngosan lagi. Ini tanda lancarnya pasokan oksigen dalam darah

EECP

Salah satu alternatif pengobatan untuk PJK adalah Enhanced Electro Counter Pulsation (EECP). Dengan menggunakan alat ini, terapi untuk jantung menjadi lebih simple. Pasien cukup berbaring di ranjang yang telah disediakan. Kemudian akan dipasang magnet pada bagian kaki dan paha, untuk memberikan tekanan yang akan memompa darah sesuai dengan tekanan yang dibutuhkan kearah jantung. Diharapkan dengan adanya alat ini, bisa membuka pembuluh darah baru atau neovaskularisasi, yang bisa mengantarkan darah dan oksigen ke dalam jantung. Setelah dilakukan terapi selama 30 hingga 35 sesi pasien akan merasakan perubahan yang baik terhadap tubuh mereka, perbaikan dari segi stamina selain stamina, juga pengurangan rasa nyeri. Terapinya sendiri dilakukan selama 1 jam.

Untuk melakukan terapi ini harus dikonsultasikan terlebih dahulu dengan dokter jantung. Hal ini untuk melihat bagaimana keadaan jantung pasien, apakah cukup melakukan terapi, atau membutuhkan pembedahan yang lebih besar. Kalau ternyata penyumbatannya terjadi pada pembuluh darah yang besar, mau tidak mau harus dilakukan pembedahan untuk mengurangi resiko yang lebih lanjut.
Terapi EECP bisa dilakukan di

  • Rumah Sakit Jantung Harapan Kita

  • Pusat ECCP Pondok Indah

  • Hsen Chii International

  • RS lavalette Malang ( Jl. WR Supratman No.10 Klojen)


Dan selain 3 terapi di atas ada pengobatan lain seperti yang bue bilang tadi ada dengan cara herbal, bekam, lintah dll hehe tapi g bue bahas disini karena bisa kepanjangan dan endingnya jadi macam promosiin tempat orang :), mangga di googling ajah klo mau mah.

Kalo tadi alternatif pengobatannya sekarang kita liat apa sih yg jadi penyebab PJK alias Penyakit Jantung koroner itu?

Penyakit Jantung Koroner pada mulanya disebabkan oleh penumpukan lemak pada dinding dalam pembuluh darah jantung (pembuluh koroner), dan hal ini lama kelamaan diikuti oleh berbagai proses seperti penimbunan jarinrangan ikat, perkapuran, pembekuan darah, dll.,yang kesemuanya akan mempersempit atau menyumbat pembuluh darah tersebut. Hal ini akan mengakibatkan otot jantung di daerah tersebut mengalami kekurangan aliran darah dan dapat menimbulkan berbagai akibat yang cukup serius, dari Angina Pectoris (nyeri dada) sampai Infark Jantung, yang dalam masyarakat di kenal dengan serangan jantung yang dapat menyebabkan kematian mendadak.
Beberapa faktor resiko terpenting Penyakit Jantung Koroner :
* Kadar Kolesterol Total dan LDL tinggi
* Kadar Kolesterol HDL rendah
* Tekanan Darah Tinggi (Hipertensi)
* Merokok
* Diabetes Mellitus
* Kegemukan
* Riwayat keturunan penyakit jantung dalam keluarga
* Kurang olah raga
* Stress
Bila Anda menyandang salah satu atau beberapa faktor resiko tersebut diatas, Anda dianjurkan secara berkala memeriksakan kesehatan jantung Anda kepada seorang ahli. Adanya dua atau lebih faktor resiko akan berlipat kali menaikkan resiko total terhadap Penyakit Jantung Koroner.

Nah di sebutin karena LDL tinggi dan HDL rendah sekarang gimana biar HDL bisa tetep tinggi? karena Kadar HDL tinggi akan menambah kekebalan tubuh kita terhadap semua jenis penyakit dan juga akan sangat membantu proses metabolisme tubuh secara efektif dan efisien.
Nah Tipsnya sebagai berikut:






            1. Hindari makanan berelemak jenuh tinggi seperti daging kambing dan jeroan (usus, otak, dll)

            2. Perbanyak makan makanan yang mengandung omega 3 yang tinggi seperti suplemen Salmon Omega 3 nya Nutrilite, Minyak Ikan, Telur ber omega 3, ikan air tawar dan air asin, Virgin Coconat Oil, Agar agar, buah buahan, sayuran, susu kedelai, tahu, tempe.

            3. Melakukan olah raga seperti jalan kaki, joging, senam taichi, senam pernafasan, funbike, berenang, tennis, dibawah sinar matahari pagi antara jam 6-8 (karena banyak mengandung Sinar Far Infra Red…minimal 3 kali dalam seminggu, lebih banyak lebih baik…)
              Untk diketahui saja, fitness didalam ruangan tanpa terpapar far infra red, hasilnya sangat minimal…karena pembentukan kolestrol baik/HDL butuh sinar Far Infra Red dari matahari pagi

            4. Berfikiran positif, bagaimana juga otak mempengaruhi seluruh badan kita, klo selalu berpikir positip insyaAllah semuanya menjadi baik.







Naah, klo berdasarkan saran Dr. Tan Shot Yen







              • Sebaiknya hindari daging sapi, karena sapi yang seharusnya makan rumput, saat ini makan pelet yang berasal dari hancuran tulang2 sapi, dll. Tidak heran muncul penyakit sapi gila, dll.

              • Juga hindari kedelai dalam bentuk tahu, susu kedelai, dll. Kecuali dalam bentuk tempe (aku lupa detailnya, tapi kira2 demikian: kedelai saat ini sudah mengalami rekayasa sedemikian rupa yang mengandung unsur yang memicu peningkatan hormon estrogen yang mengakibatkan kanker payudara. Namun ketika kedelai sudah mengalami fermentasi: dijadikan tempe, kandungan zat ini ternetralisir)

              • No Rice and Sugar. And Milk too!
                Tolak nasi, gandum, serta bahan makanan berpati yang ber indek glecemic tinggi. Karbohidrat semacam ini akan memancing lonjakan insulin yang akan menekan kadar gula darah yang berujung mengubahnya menjadi lemak.
                Kebutuhan karbohidrat bisa dipenuhi dari sayuran tertentu yang sebenarnya memiliki kandungan karbohidrat yang lebih baik.Secara umum, pengganti sepiring nasi (sumber karbohidrat) adalah :
                1 ikat selada
                1 buah timun
                1 buahtomat
                1 buah apel/pear
                ½ buah alpukat
                2 butir putih telur rebus.

              • Sedangkan untuk lauknya (sumber protein dan lemak) bisa dengan ikan, ayam, jamur, dll yang dimasak dengan rebus, atau kukus.
                Gorengan dan panggang sangat dilarang.








Heuheu PR nya banyak, step by step mari merubah pola dan gaya hidup, memperbaiki cara makan rajin olah raga daaann tetep positip thinking jangan stress jangan banyak pikiran.

Sumber Tulisan:
http://www.malang-post.com/arsip-berita/56689-eecp-atasi-jatung-koroner-tanpa-pembedahan
https://www.tanyadok.com/tekno/eecp-terapi-penyakit-jantung-koroner-tanpa-operasi
http://www.klinik-cdg.or.id/terapi_kelasi.php
https://dokteranissundari.wordpress.com/terapi-khelasi/terapi-plaquex/
http://celeronpras.blogspot.co.id/2010/10/dr-tan-shot-yen.html
http://id.tahitianonijuice.com/bisa-gak-penyakit-jantung-koroner-diobati-tanpa-harus-operasi-by-passjika-harus-by-pass-tau-gak-efek-sampinya
http://tirtaamijaya.com/2008/02/28/tips-mngendalikan-dan-mendayagunakan-kolesterol/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar